Bule Kaya, Bule Kere

Bicara soal materi…. Mungkin kita harus bertanya Apakah memang bule-bule yang datang, bekerja dan tinggal di Indonesia adalah orang kaya? Jawabannya enggak! Memang banyak sekali bule yang tampaknya memiliki kehidupan yang nyaman dan mewah di Indonesia. Namun, tentu saja karena mereka bekerja keras untuk menikmati hidup yang nyaman tersebut.

Enggak sedikit dari mereka bekerja sebagai pekerja kasar di negara mereka. Entah sebagai tukang ledeng, tukang kebun, kuli bangunan, supir truk atau bahkan kasir sebuah toko.

Akan tetapi, mereka diuntungkan dengan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar, Euro atau Pound Sterling  yang cukup rendah sehingga mereka dapat hidup jauh lebih nyaman ketimbang para pekerja kasar di Indonesia. Boro-boro bisa jalan-jalan ke luar negeri, para pekerja kasar di Indonesia masih harus bekerja ekstra agar setidaknya bisa makan sehari tiga kali dan tinggal di tempat yang layak.

Sebenarnya saya tidak bermaksud membuat sebuah generalisasi. Hanya, enggak jarang dari mereka (kaum bule) yang sering kali terlihat belagu dalam bersikap dan bertingkah laku di negara kita karena merasa punya uang. Uang seolah menjadi ‘kekuatan’ mereka.

Enggak jarang pula mereka bersikap arogan dan merasa bisa membeli perempuan Indonesia yang mereka inginkan hanya dengan makan malam sederhana atau kata-kata manis semata. Maklum bule kere.

Padahal, apa kabarnya bule-bule itu begitu mereka kembali ke negara mereka sendiri? Apakah mereka ‘sekaya’ saat mereka berada di Indonesia? Belum tentu.

Anyway, sesungguhnya semua pekerjaan itu mulia adanya selama enggak merugikan orang lain, selama enggak mencuri, korupsi atau ngebunuh. Terus apa masalahnya dengan bule pekerja kasar di negara mereka dan kemudian bisa hidup nyaman di Indonesia? Tentu saja enggak ada masalahnya sama sekali.

Namun, yang membuat saya merasa risih dengan mereka adalah arogansi mereka. Mungkinkah arogansi tersebut muncul karena mereka adalah laki-laki dan mereka adalah ras kaukasoid yang cenderung merasa lebih beradab daripada suku bangsa lain?

-Oktofani-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s