Bule = Harta?

Saya sering mendengar seloroh orang yang sering menganggap semua bule kaya seperti Mang Cepi misalnya, seorang penjual roti bakar di Prawirotaman, Yogykarta, atau tukang becak di Malioboro.

Mbak… Mas Ben ini baik lho! Kasih aja deh nomornya. Wong’e apikan kok. Apalagi Mas Ben ini langganan saya lho. Siapa tahu dia ini jodone Mbak. Lumayan kan kalau dapet bule bisa cepet sugih.” Mang Cepi

Weh… cilik-cilik nglonte karo londho! Pinter! Londho duite akeh, manuke guedi” kata tukang becak sambil cekikian

Awalnya saya sama sekali enggak menyangka bahwa masyarakat akan berpandangan buruk tentang perempuan Indonesia yang jalan dengan laki-laki bule. Tapi itu semua hanya celoteh orang-orang yang tidak berpendidikan atau orang-orang yang tidak mengenal dunia barat. Oleh karena itu  saya memilih untuk mengabaikannya saja.

-Oktofani-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s