Oktofani

Oktofani [2014: CP]

Oktofani [2014: CP]

Lahir di Yogyakarta, 17 Oktober 1987, Elisabeth Oktofani adalah seorang jurnalis dan penulis yang kini berdomisili di Jakarta.

Lulusan Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta 2010 ini mengawali karier di bidang jurnalistik sebagai pekerja magang sebuah lifestyle magazine di Bali pada pertengahan 2009.

Oktofani kemudian bekerja sebagai kontributor untuk salah satu koran berbahasa Inggris di Jakarta sejak September 2009 dari Yogyakarta sambil menuntaskan kuliah. Pada awal 2010, ia kembali mendapat kesempatan untuk magang di koran tersebut selama tiga bulan.

Pada tahun yang sama, Oktofani mendapatkan beasiswa dari Jakarta Foreign Correspondent Club untuk magang di sebuah kantor berita Amerika Serikat biro Jakarta . Oktofani kemudian menerima tawaran dari salah satu koran berbahasa Inggris untuk bekerja sebagai reporter untuk general news sejak November 2010 dimana ia diberi tanggung jawab untuk meliput isu-isu sosial di Jakarta dan sekitarnya.

Oktofani juga mendapatkan beasiswa fellowship dari FOJO Media Institute selama dua minggu lamanya di Bangkok, Thailand pada bulan Desember 2010. Hampir saja ia melewatkan kesempatan tersebut lantaran kebijakan perusahaan tempat ia baru memulai karier. Untunglah, ia mendapatkan izin untuk mengambil fellowship tersebut sehingga dia tidak melewatkan sebuah kesempatan berharga.

Pada November 2011, Oktofani mengundurkan diri dari harian berbahasa Inggris tersebut dan mulai bekerja sebagai kontributor lepas untuk salah satu media asing dari Amerika Serikat sejak Februari 2012.

Kini, dia bekerja sebagai asisten editor dan kontributor salah satu media outlet yang sedang berkembang di Indonesia.

Kecintaan Oktofani pada dunia tulis menulis dan ketertarikannya pada isu sosial membuat Oktofani senang berkenalan dan bergaul dengan orang-orang dari berbagai kalangan mulai dari pekerja seks, scammer atau waria yang kerap dijauhi oleh masyarakat pada umumnya. Belum lagi pekerjaannya sebagai jurnalis memberinya kesempatan untuk  bertemu aktivis, pemuka agama, penata busana, bankir, pegawai swasta dan juga orang pemerintahan.

Kesempatan untuk mengenal orang-orang dengan berbagai macam latar belakang tersebut membuatnya belajar banyak hal tentang sisi-sisi kehidupan masyarakat secara langsung. Tentu saja bagi penggemar penyanyi rap Tupac Shakur Amaru dan Clifford Joseph Harris ini, hal tersebut memberinya kesempatan untuk mendokumentasikan pengalamannya tersebut melalui tulisan baik dalam bentuk berita maupun blog.

Bule Hunter adalah buku Oktofani pertama yang ditulis dengan metode jurnalistik, yakni melalui riset, wawancara dan observasi lapangan dengan sudut pandang perempuan Indonesia. Selain itu, sebagai perempuan Indonesia yang juga menikah dengan laki-laki dari ras kaukasoid, Oktofani juga menceritakan pengalaman pribadinya sebagai perempuan yang kerap dicap sebagai pemburu bule alias bule hunter.

Baginya, buku ini merupakan sebuah media yang dipersembahkan pada masyarakat Indonesia dan dunia untuk memperkenalkan perempuan Indonesia yang menjalin hubungan kasih atau menikah dengan laki-laki bule. Sehingga mereka tidak lagi mendapatkan stereotipe negatif dari siapa pun.

Email: oktofani.elisabeth@gmail.com

Advertisements

10 thoughts on “Oktofani

    • Terima kasih, Poetry. Nanti kirim aja alamat pengiriman, nama lengkap, sama jumlah buku ke the.bule.hunter@gmail.com
      Nanti kita akan kirim nomor rekening yang bisa ditransfer (ada BCA sama Mandiri)
      Nah, begitu konfirmasi pembayaran kita terima, kita langsung kirim bukunya ke rumah kamu.
      Thanks banget yah.
      XO

  1. Mbak Fani,

    I have not buy the book but looking at the resensi dari temen2…this is definite a good book to read….and…Thank you for writing this book, changes people perception…..

    I am not against bule hunter, as I am also in cross cultural relationship, asal neh…beneran nikah, kayak mbak Fani dan…ehmm saya……..nah yang sering bikin kita2, (the ladies with bule)…. is….banyak nih cewek yang..maaf…rela kawin kontrak, atau bikin si bule yang tadinya udah punya anak bini dipaksa cerai untuk bisa sama si cewek dan menghidupin keluarga si cewek…
    Why I say this bcoz ….ini kisah nyata neh………..ada laki2 asing ngaku single, padahal udah punya istri kontrak, lets say A, si Bule saat ini ngidupin si A (si A, adik2nya plus ortu dan neneknya juga), dan si A harus pake branded stuff mulai dari Channel perfume sampe undies kudu VS py… nah baru-baru ini si Bule deketin wanita Indon lain, lets say her name is C, yang kerja dan py jabatan bagus di kantornya dan C is financially independent, he said he is single and bla bla bla and he made her fall in love with him yang ternyata……. cuma buat pake si C ini as an ATM alias pinjem duit dan minta duit…for what? Yah buat ngidupin si A dan keluarga tadi……okay bule is nice…but…really? Do you have to force him to give you better life…and by better I mean fancy life…..isnt that just lucky that he is supporting all A’s family?
    Nah maksud gw neh…..tipe cewek yang kayak si A ini nih yang suka bikin bule hunter ini seolah2 hanya gold digger saja…..actually not all are like that…

    Me and my man, both working, we support each other, even thou he earns more than me, but for my parents and family, I financially independent, I earn my money…sama kayak mbak Fani yang jago nulissss…..yang menggunakan her talent to earn….ya kan mbak?
    Anyways….thank you so much for writing this book mbak…. and please tell me how I can buy this book?

    • Wah…. bener banget tu mbak banyak banget kejadian seperti ini. Cuma banyak orang yang enggak membicarakannya secara blak-blakkan. Kalau pun ngomongin tentang tentang cross cultural relationship terutama Caucasian dan Indonesian, pasti perempuannya yang cenderung dipojokin, meskipun pada kenyataan banyak dari perempuan Indonesian dan cowok Caucasian yang sebenernya nggak punya niat baik dalam menjalin hubungan, either only for money or sex. FYI, you can grab the book in Periplus mbak or you can order it online.

      Cheers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s