Gossiping

The reason why people like to talking bad about other people or gossiping because that’s the only way to put themselves in the conversation and other’s people mind.

While normally they would not be in anybody’s mind.They realize that they are nobody, living nobody’s life and they want to be noticed.

So…. anything that ‘nobody’ can say to put themselves in the mind or on the mouth of somebody, that is what they are going to do and continue to do. Right?

 

Advertisements

A Huge Market for Asian Girls in Europe

Suatu pagi saya berbicara dengan mantan saya orang Jerman, Martin melalui WhatsApp. Well, he was not my real boyfriend but he  was my cyber ex-boyfriend back in 2005. Anyway, Martin menawari sebuah bisnis yang membuat saya sedikit tercengang ketika membaca pesannya di balik layar iPhone putih di genggaman tangan saya, it’s a human trafficking business.

Well… let me tell you something. You might find it interesting for your source of income. There is a huge market in Europe for Asian girls,” kata Martin

Saya termenung membaca kalimat Martin di balik layar iPhone putih di genggaman tangan saya. Saya bingung, antara paham dan tidak paham dengan apa yang baru saja dia katakan melalui pesan terakhirnya tersebut.

“Apakah kamu menikah dengan Henry karena uang? Kamu dulu lady escort, ya?” kata Martin sebelum saya sempat membalas kalimat sebelumnya.

Saya semakin bingung dibuatnya. Saya lalu tertawa terbahak-bahak. Jadi mantan pacar saya selama ini  berpikir bahwa saya cewek bayaran? Luar biasa! Sekali bajingan tetap saja dia bajingan. Enggak jauh berbeda dengan mereka yang bermental tempe! Dia selalu ber-negative thinking tentang saya. Jadi, Martin berpikir bahwa saya menikah dengan Henry karena uang dan pertemuan kami terjadi dalam sebuah transaksi prostitusi. Begitu? Lagipula kalau uang adalah motivasi saya untuk menikah, tentu saja saya enggak akan menikah dengan Henry. Punya apa dia? Pikir saya. Saya belum sempat membalas pesan Martin untuk kesekian kalinya.

“Cetta… are you there?”

“Ya! Well… let me tell you something that you did not know, my brother. Saya bertemu dengan Henry setelah saya putus dengan kamu. I was on my search to mend my broken heart. He promised me something, he kept his promises, he loves me and overall he is a good guy. He just does not know how to express his feeling to me. And keep in mind that I was never, not even once a prostitute! I know my value!” tutur saya panjang lebar melalui WhatsApp.

“Okay… I am sorry to think that way. So how do you manage your lavish lifestyle by getting a lot of Louboutin heels, Gucci handbag and other expensive shit?” tanyanya penasaran.

Saya hanya tersenyum membaca pesannya tersebut, meremehkan saya sekali dia, pikir saya tanpa membalas pesannya pagi itu.

-Oktofani-